Langkah Kuda
Sampul serial A Brief History of Time: Perjalanan bersama buku #1 NYT Bestseller
← Semua Serial Serial Pengetahuan

A Brief History of Time: Perjalanan bersama buku #1 NYT Bestseller

Keheranan, Keraguan, dan Cara Manusia Membentuk Gambaran tentang Alam

Membaca Hawking: Keheranan, Waktu, dan Semesta adalah perjalanan membaca A Brief History of Time bukan sekadar sebagai buku fisika, melainkan sebagai percakapan panjang tentang manusia dan semesta.

Dari perubahan gambaran kosmos, hakikat ruang dan waktu, hingga pencarian hukum terdalam alam, serial ini menelusuri gagasan Stephen Hawking melalui fisika, sejarah, kritik, dan filsafat.

Sebab memahami semesta bukan hanya tentang menemukan jawaban, tetapi juga tentang belajar mengajukan pertanyaan yang semakin dalam.

Indonesia Buku Sains
1 Part
3 Bab Terbit
859 Pembaca
Daftar Isi

Susunan Perjalanan

3 bab tersedia
I
Part 1

Universe

Bagaimana manusia memahami alam semesta? Volume Universe menelusuri perkembangan pemikiran tentang kosmos, dari gambaran awal manusia mengenai langit hingga lahirnya kosmologi modern.

Melalui gagasan Stephen Hawking dalam A Brief History of Time, kita akan mengikuti perjalanan fisika dalam menjelaskan gerak benda langit, gravitasi, ruang, waktu, dan alam semesta yang mengembang, sekaligus mempertanyakan batas pengetahuan manusia tentang realitas.

  1. Bab 1
    Opini & Perspektif · Gratis
    Manusia Mulai Bertanya: Dari Keheranan Menuju Pengetahuan

    Mengapa manusia terus bertanya tentang alam semesta? Berangkat dari A Brief History of Time karya Stephen Hawking, bab ini menelusuri keheranan sebagai awal pengetahuan, lalu bergerak menuju observasi, teori, dan keraguan.

    26 September 2026 · 5 menit baca
    →
  2. Bab 2
    Investigasi · Gratis
    Ketika Bumi Menjadi Pusat Semesta: Aristoteles, Ptolemy, dan Bahaya Sebuah Asumsi

    Bagaimana manusia pernah menempatkan Bumi sebagai pusat alam semesta? Melalui Aristoteles dan Ptolemy, tulisan ini menelusuri sejarah model geosentris, hubungan antara observasi dan teori, serta bagaimana asumsi dapat membentuk pemahaman manusia tentang kosmos sebelum Copernicus, Galileo, dan Kepler mengubahnya.

    27 September 2026 · 6 menit baca
    →
  3. Bab 3
    Investigasi · Gratis
    Langit Membantah Intuisi: Galileo, Kepler, dan Keberanian Manusia Menguji Asumsi

    Bagaimana jika gambaran manusia tentang alam semesta ternyata keliru? Penemuan Galileo dan Kepler memperlihatkan bagaimana bukti ilmiah menantang keyakinan lama. Sebuah refleksi atas Bab 1 A Brief History of Time karya Stephen Hawking.

    19 Oktober 2026 · 6 menit baca
    →