Universe
Bagaimana manusia memahami alam semesta? Volume Universe menelusuri perkembangan pemikiran tentang kosmos, dari gambaran awal manusia mengenai langit hingga lahirnya kosmologi modern.
Melalui gagasan Stephen Hawking dalam A Brief History of Time, kita akan mengikuti perjalanan fisika dalam menjelaskan gerak benda langit, gravitasi, ruang, waktu, dan alam semesta yang mengembang, sekaligus mempertanyakan batas pengetahuan manusia tentang realitas.
Our Picture of the Universe: Bagaimana Kita Melihat Semesta?
-
Bab 1
→
Manusia Mulai Bertanya: Dari Keheranan Menuju Pengetahuan
26 September 2026 · 5 menit bacaMengapa manusia terus bertanya tentang alam semesta? Berangkat dari A Brief History of Time karya Stephen Hawking, bab ini menelusuri keheranan sebagai awal pengetahuan, lalu bergerak menuju observasi, teori, dan keraguan.
-
Bab 2
→
Ketika Bumi Menjadi Pusat Semesta: Aristoteles, Ptolemy, dan Bahaya Sebuah Asumsi
27 September 2026 · 6 menit bacaBagaimana manusia pernah menempatkan Bumi sebagai pusat alam semesta? Melalui Aristoteles dan Ptolemy, tulisan ini menelusuri sejarah model geosentris, hubungan antara observasi dan teori, serta bagaimana asumsi dapat membentuk pemahaman manusia tentang kosmos sebelum Copernicus, Galileo, dan Kepler mengubahnya.
-
Bab 3
→
Langit Membantah Intuisi: Galileo, Kepler, dan Keberanian Manusia Menguji Asumsi
19 Oktober 2026 · 6 menit bacaBagaimana jika gambaran manusia tentang alam semesta ternyata keliru? Penemuan Galileo dan Kepler memperlihatkan bagaimana bukti ilmiah menantang keyakinan lama. Sebuah refleksi atas Bab 1 A Brief History of Time karya Stephen Hawking.